Home
News Index
Forum
Kirim SMS Gratis!
Search
Download Software
Contact Us

Bookmark and Share







Subcribe RSS Feed
GM Indonesia Berencana Bawa Masuk Sedan Murah
Saturday, 16 January 2010
 Baru pekan lalu General Motors (GM) Shanghai, China menggebrak dunia dengan mobil murahnya bernama New Sail seharga Rp 77,28 juta-Rp 93 juta per unit. Sedan tersebut justru dipajang dalam ajang North America Auto Show atau NAAS 2010 di Detroit, Amerika Utara. Kabarnya, mobil tersebut akan diboyong ke Indonesia.

PT General Motors Autoworld Indonesia (GM Indonesia), ATPM mobil Chevrolet (Chevy) di Indonesia, mengutarakan target untuk kembali mengoperasikan pusat produksi miliknya di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat, pada 2012. Nah, kalau produksi sudah berjalan dan kembali meramaikan pasar dengan produk baru, maka opsi memasukkan mobil murah lebih memungkinkan.

"Mungkin saja (2014), tapi yang paling utama kami tetap fokus dalam mengembangkan produk MPV-seven seater dulu di Indonesia, baru melihat segmen yang lain. Pada dasarnya kami memiliki semua model kendaraan di dunia, tinggal mendatangkan saja," ujar Antonio Zara selaku Vice President GM ASEAN di sela-sela Chevy Writing Award 2010 di Score, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan (14/1/2010).

New Sail merupakan sedan mini Chevy pertama yang dibuat di China dan hasil kolaborasi antara GM Shanghai dan Pan Asia Technical Automotive Centre (PATAC), perusahaan patungan GM-SAIC. Produk ini menjadi mobil termurah Chevy dengan harga jual di bawah 10.300 dollar AS (Rp 95 juta).



Antonio menjelaskan, proyek utama GM Indonesia saat ini tetap fokus pada merealisasikan Indonesia sebagai basis produksi MPV tujuh penumpang. Produk ini selanjutnya juga akan masuk ke pasar ASEAN dengan memanfaatkan ASEAN Free Trade Area.

Managing Director GM Indonesia Mukiat Sutikno menjelaskan, MPV yang tengah digodok untuk Indonesia merupakan produk teranyar dari keluarga Chevrolet. Uniknya, karakteristik pasar mobil nasional membuat produsen harus melakukan penelitian mendalam sehingga bisa menciptakan produk yang tepat sesuai keinginan konsumen.

"Target kami tetap 2012 memulai produksi, dan di tahun pertama mencoba bisa memenuhi kandungan lokal 40 persen (ASEAN) agar bisa ekspor juga. Berapa produksinya masih belum bisa dibicarakan," ujar Mukiat.

Sementara itu, terkait dengan rencana pemerintah mengeluarkan kebijakan produksi mobil di Indonesia dengan harga terjangkau dan ramah lingkungan (low cost and eco car) ada tersirat keinginan GM Indonesia untuk turut serta. Beberapa poin penting yang menjadi pertimbangan GM Indonesia dalam produksi mobil adalah kebijakan yang konsisten, transparan, dan tentunya insentif.

"Kami inginnya 2012 produksi MPV, selanjutnya langsung juga produksi mobil murah. Tapi kan tak semudah itu kenyataannya. Kami terus pertimbangkan, tetapi yang utama tetap MPV dulu," tutup Mukiat. (Kompas)
 
< Prev   Next >
Latest News
Most Popular News