Home
News Index
Forum
Kirim SMS Gratis!
Search
Download Software
Contact Us

Bookmark and Share







Subcribe RSS Feed
Pemerintah Akan Wujudkan Mobil Murah Ramah Lingkungan
Monday, 29 March 2010
 Pemerintah berencana akan geber produksi mobil murah ramah lingkungan  dengan produksi massal pada akhir tahun 2011. Bahkan Menteri Perindustrian MS Hidayat sampai berani mentargetkan produksi mobil murah tersebut akan mencapai 300 ribu unit per tahun.


“Persiapan produksinya sudah dilakukan sejak dua  tahun terakhir, dan kebutuhan mobil jenis ini bisa mencapai 100 hingga 300 ribu unit per tahun,” kata Hidayat, di Kantor Kementerian Perindustrian, kemarin. “Sedangkan  produksi mobil nasional setiap tahun mencapai sekitar 560-600 ribu unit.”

Pemerintah sendiri telah memberikan sejumlah persyaratan bagi produsen mobil yang berninat memproduksi mobil murah dan ramah lingkungan ini. Tapi sebaliknya, pemerintah juga mengucurkan sejumlah insentif.

“Kami mensyaratkan para produsen mobil yang berminat untuk memproduksi setidaknya dengan local content sebesar 60 hingga 80 persen,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, sudah empat perusahaan mobil yang sudah mengajukan proposal dalam program pengembangan mobil murah dan ramah lingkungan. Keempat perusahaan otomotif tersebut adalah Daihatsu, Toyota, Suzuki, dan Nissan.

CHINA BERMINAT

Selain keempat perusahaan mobil tersebut, kata Hidayat, salah satu perusahaan mobil asal China juga menyatakan berminat untuk ikut serta mengembangkan proyek ini.  “Jadi silakan ajukan proposal, kami akan menyeleksi sesuai keinginan pemerintah,” ujarnya. “Soal harga, sekitar  Rp70–80 juta, tidak boleh lebih dari itu.”

Hidayat mengatakan peluang penyerapan pasar atas mobil murah dan ramah lingkungan tersebut sangat besar, melihat meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat. “Pendapatan per kapita masyarakat Indonesia yang saat ini berkisar 2.600 dolar AS akan meningkat menjadi 3.000  dolar AS tahun depan. Dengan kenaikan pendapatan per kapita tersebut, maka keinginan untuk membeli mobil yang kecil dan murah juga akan semakin besar,”  sambungnya.

Direktur Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, mengatakan jika mampu memproduksi mobil murah dan ramah lingkungan sebanyak 300 ribu unit, Indonesia bisa menjadi basis produksi untuk Asean. (poskota)

 
< Prev   Next >
Latest News
Most Popular News