Home
News Index
Forum
Kirim SMS Gratis!
Search
Download Software
Contact Us

Bookmark and Share







Subcribe RSS Feed
Kisah Pelarian Selly, Penipu Cantik & Licin
Tuesday, 29 March 2011
 Selly Yustiawati alias Rasellya Rahman Taher (26) akhirnya dibekuk aparat Polsek Denpasar Selatan. Setahun lamanya Selly menjadi buron atas puluhan kasus penipuan di Jakarta  dan sejumlah kota lain. Bagaimana kisah Selly selama ini hingga berujung bui?

Selly yang berparas cantik ini sebenarnya sudah diketahui reputasi negatifnya sejak 2006 silam. Dari penelusuran data pemberitaan, dia pada Kamis 3 Agustus 2006, dilaporkan para mahasiswi Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) ke Polda Metro Jaya, atas kasus penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan Sales Promotion Girl (SPG), asalkan menyetor Rp 200.000 per orang. 30 Mahasiswi terbujuk, Selly pun melarikan Rp 6 juta.

Akhir 2008 Selly kembali beraksi. Kali ini dia menjadi staf HRD Hotel Gran Mahakam. Modusnya kali ini adalah menawarkan pulsa murah, selain juga mengaku sakit dan butuh uang. Korban pun berjatuhan dari karyawan Gran Mahakam, puluhan juta rupiah disikat. Setelah bekerja sekitar 2 bulan, Selly menghilang pada awal 2009.

Dari Gran Mahakam, Selly pindah kerja ke Kompas Gramedia, medio 2009. Modusnya tetap menawarkan pulsa murah. Selly berhasil menghimpun Rp 30,6 juta uang karyawan dan wartawan Kompas sebelum kembali menghilang.

Setelah 6 bulan dicari, para karyawan Kompas berhasil menjebak Selly dan membawanya ke Polsek Tanah Abang pada awal Januari 2010. Namun Selly sungguh licin. Alih-alih ditangkap, Selly hanya diminta membuat surat perjanjian untuk mengembalikan uang dan tidak mengulangi perbuatannya.

Selepas Januari itu, Selly berganti cara dalam mencari korban. Selly mengoptimalkan jejaring sosial Facebook. Lewat Facebook, lebih banyak lagi orang-orang yang ditipunya. Dari Jakarta, Selly melebarkan aksinya ke Depok, Bogor, Bandung dan entah berapa kota lagi, mereka diincar dari jaring pertemanan Facebook.

Para korban akhirnya pun melaporkan penipuan yang dilakukan Selly. Selly dilaporkan ke polisi di Polresta Bogor dan Polwiltabes Bogor pada Februari 2010. Status DPO pun akhirnya dikeluarkan oleh Polresta Bogor pada Rabu 10 Maret 2010 silam.

Setelah itu, Selly pun tiarap. Semua nomor ponselnya tidak bisa dihubungi oleh para korban. Mereka dan polisi berusaha menelusuri keberadaannya, namun Selly entah dimana. Meski Selly bersembunyi, dia tetap sempat eksis di Facebook-nya dan berusaha menangkis tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Setahun lamanya Selly menghilang. Hingga pada Minggu (27/3/2011) kemarin, Polsek Denpasar Selatan menangkap Selly di Hotel Amaris Kuta, Denpasar. Ia tertangkap sedang berduaan dengan kekasihnya.

Selly pun kini meringkuk di bui, untuk menjalani pemeriksaan polisi. Rencananya pada Senin (28/3/2011) Selly akan diterbangkan ke Jakarta, untuk kemudian dibawa ke Polresta Bogor untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Selly Nipu Dengan Tidur Dengan Korbannya

Sally alias  Rasellya Rahman Taher memang ibarat bajing loncat. Licin. Polisi aja lewat, apalagi cowok-cowok biasa. Jelas ketipulah! Ternyata Sally juga memanfaatkan kehangatan ranjang untuk urusan penipuan. Makanya mereka nggak lapor. Pastilah malu.

Menurut sumber dari detikcom, saat para korban berbagi pengalaman ditipu Selly, terungkaplah bahwa ada korban yang tidur dengan Selly. Dia mengaku tidur dengan Selly pada medio 2009. Kemudian Selly mengaku sudah hamil 3 bulan dengan menunjukkan tes laboratorium. “Korban menjadi sangat ketakutan. Dia punya pacar yang akan dinikahinya. Dia pun memilih kehilangan belasan juta daripada hidupnya hancur,” kata sumber.

Tes kehamilan itu diduga dipalsukan karena sampai kasus terakhir di Bandung minggu lalu, seharusnya Selly sudah saatnya melahirkan. Namun tidak ada korban yang menyaksikan perut Selly membuncit. Tapi, korban yang diancam Selly ini sudah terlalu ketakutan.

Para korban pria lain malah tidak seberani itu mengungkapkan seberapa jauh hubungannya dengan Selly. Hanya teman ataukah lebih dari itu.

“Pokoknya Selly membuat kacau hubungan saya dengan istri,” kata korban lain. Tak cuma orang kaya yang ditipu. Bahkan Selly juga menipu officeboy dan pegawai toko. (detik)





 
< Prev   Next >
Latest News
Most Popular News