Home
News Index
Forum
Kirim SMS Gratis!
Search
Download Software
Contact Us

Bookmark and Share







Subcribe RSS Feed
Pelaku Bom Cirebon Punya Kakak Artis Sinetron
Sunday, 17 April 2011
 Muhammad Syarif, lelaki yang disebut-sebut sebagai pelaku pengeboman masjid di kompleks Polresta Cirebon adaah kakak dari pemain sinetron sebuah stasiun televisi swasta. "Adiknya Muhammad Syarif main sinetron di televisi, itu loh yang judulnya "Air Mata Surga"," kata Supandi, Ketua RT 003/06, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Cirebon, Sabtu (16/4).

Menurut Supandi, Syarif adalah anak keempat dari delapan bersaudara. Ketiga kakaknya yaitu Diana, Lis Ambarwati dan Suherman. Ia memiliki adik Nurlela, Basuki, Imam Aji dan Muhammad Fatoni. "Imam Aji, anak nomor tujuh itulah yang pemian sinetron," kata Supandi. "Juga bintang iklan telepon seluler."

Menurut dia, tetangga sekitar rumahnya mengenal Syarif sebagai sosok yang sering marah kepada keluarganya. Dia bersama ibu dan saudara-saudaranya tinggal di Pekalipan sejak 1999. Ayahnya, Gofur (60 tahun), tak tinggal di rumah itu karena sudah bercerai dengan ibunya, Ratu Srimulat, 56 tahun. "Selain suka marah, Syarif mudah terpengaruh dan agak lemah pikir," kata Supandi.

Syarif meninggalkan seorang istri yang sedang hamil. Kedua orangtua Syarif dan adik bungsunya, Muhammad Fatoni, Jum'at (15/4) malam dijemput polisi, dibawa ke Jakarta sekitar pukul 22.00 WIB.


30 Paku Menancap di Tubuh Kapolres Cirebon

Tim dokter Rumah Sakit Pertamina Cirebon menemukan setidaknya 30 paku, mur dan baut dalam tubuh Kepala Polres Kota Cirebon Ajun Komisaris Besar Polisi Herukoco. Herukoco adalah satu dari korban bom bunuh diri di Masjid Mapolres Kota Cirebon Jumat 15 April 2011.

" Hasil operasi mengangkat sedikitnya 30 paku " kata dokter Zaenal Arifin Bahrum di Cirebon, Sabtu 16 April 2011.

Operasi itu, kata Arifin, berlangsung dari sore hingga Jumat malam pukul 23.00 WIB. Saat ini, kondisi Herukoco cukup stabil.

Peristiwa bom bunuh diri terjadi Jumat pukul 12.20 WIB. Hanya beberapa saat sebelum salat Jumat digelar. Bom itu melukai setidaknya 29 orang, 23 orang diantaranya polisi, tiga PNS dan satu pekerja lepas.

Pelaku bom bunuh diri itu berada satu shaf di belakang Herukoco. Akibatnya Kapolres mengalami luka serius di bagian punggung.

Kemarin sore, Heru sempat dijenguk Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara. (tempo)
 
< Prev   Next >
Latest News
Most Popular News