Home
News Index
Forum
Kirim SMS Gratis!
Search
Download Software
Contact Us

Bookmark and Share







Subcribe RSS Feed
Sharing Pengalaman & Review Chevrolet Spin - Bagian 2
Wednesday, 07 August 2013
 Pada bagian pertama kami telah membahas beberapa kelebihan dari Chevrolet (Chevy) Spin dibanding kompetitornya. Pada bagian kedua kita juga akan membahas kekurangan Spin dibanding  kompetitornya, dan membahas mobil Spin ini lebih detil lagi.

Spin memiliki beberapa aspek kelemahannya juga dibandingkan para kompetitornya. Aspek terutama terletak pada air bag yang hanya untuk 1 penumpang saja, dan untuk beberapa tipe (LS & LT) tidak memilikinya.

Isu lainnya adalah masalah harga sparepart yang bisa dikatakan bakal lebih mahal dibandingkan mobil Jepang pada umumnya. Walau diproduksi dan dirakit di Indonesia, mesin Spin masih diimpor dari Brazil.

Harga sparepart Spin bisa saja turun jika nantinya mobil ini banyak dibeli, dan dipakai oleh masyarakat Indonesia. Tentunya hal ini butuh waktu mengingat penjualan Spin terkendala diproduksi sehingga mengalami keterlambatan pengiriman ke konsumen.

Sisi jelek lainnya di Spin adalah tersedianya bengkel dan after sales service yang terbatas di beberapa wilayah. Kalau kompetitornya rata-rata sudah menjangkau wilayah 3 - 5 kali lebih banyak dibanding bengkel dan showroom resmi Chevrolet.



Pengalaman Membeli Mobil Spin

Untuk mendapatkan mobil Spin memang butuh sebuah usaha extra, dan kami mengalaminya juga. SPK kami di bulan April baru menerima mobil di awal Agustus, hampir 4 bulan lamanya.

Sempat mengganti warna 2 kali, walau akhirnya balik ke warna putih lagi, kami terpaksa mengupgrade Spin ke tipe LT (sebelumnya LS), karena tersedia putih dan barang siap diambil.

Ada untungnya membeli Spin di awal karena ternyata harga Spin naik sekitar Rp. 4 - 5 juta. Karena kami mengupgrade tipe sempat ada perdebatan antara sales dan supervisor mengenai harga, namun akhirnya tetap diputuskan harga lama yang dipakai.

Mungkin karena kami membeli secara tunai, maka tidak ada bonus yang berlebihan (yang membeli kredit katanya bonusnya lebih banyak). Kami hanya mendapatkan bonus standar berupa kaca film (samping dan belakang), serta karpet standar. Walau begitu kami sempat mendapatkan hadiah kaos dan payung ketika mengikuti undian berhadiah 10 pembeli pertama di bulan April.

Kendala lainnya adalah STNK yang bakal bisa memakan waktu yang agak lama. Selain saat ini adanya cuti lebaran, dimana banyak pemilik Spin juga yang mengalami keterlambatan STNK karena ada salah informasi antara Polda dengan pihak Showroom mengenai tahun produksi Spin.



Pilihan Warna

Untuk warna ada 2 pilihan terfavorit di Spin dari hasil survei kami, yaitu putih (Summit White) dan abu-abu (Mond Gray). Pilihan terbanyak memang jatuh ke warna abu-abu, yang memang terlihat lebih jreng ketika di dalam showroom.

Namun ketika tampil di luar terik matahari, abu-abu kalah mentereng dibanding putih. Tentunya jika kita memilih warna putih butuh sebuah perawatan ekstra seperti paint protection supaya warna tetap kinclong.

Pilihan warna lainnya yang kami anggap bagus adalah merah (Very Berry Red). Untuk hitam dan silver terlihat biasa saja mengingat banyak mobil low MPV lainnya yang telah menggunakan warna ini. Untuk warna biru tidak disarankan karena kami merasanya sedikit 'tidak cocok'.

Mengenai harga jual mobil kembali akan lebih tinggi jika memang kita mengikuti warna jual terbanyak. Terlepas dari pendapat kami, warna itu adalah selera. Jika Anda menyukai sebuah warna, pilihan tetap ada di tangan Anda. Jangan sampai dipengaruhi oleh faktor apapun...

Berlanjut ke bagian 3...

Artikel Sebelumnya:
- Sharing Pengalaman & Review Chevrolet Spin - Bagian 2
 
< Prev   Next >
Latest News
Most Popular News