Home
News Index
Forum
Kirim SMS Gratis!
Search
Download Software
Contact Us

Bookmark and Share







Subcribe RSS Feed
Walau Rugi Terus, Uber Tetap Startup Termahal di Dunia
Sunday, 09 August 2015
 Uber, perusahaan penyedia aplikasi penghubung calon penumpang dengan sopir yang belakangan gencar dibicarakan, ternyata mencatat rugi besar dalam operasional bisnisnya. Hal itu terungkap dalam bocoran  dokumen keuangan internal Uber.

Pada paruh kedua 2014, pendapatan Uber memang meningkat pesat sampai USD 57 juta dari jumlah USD 1,4 juta dua tahun lampau. Tapi mereka menderita kerugian sebesar USD 108,8 juta.

Ketika dikonfirmasi, Uber menyatakan kerugian itu tak perlu dibesar-besarkan. "Ini sulit disebut berita. Inilah bisnis, Anda mengumpulkan uang, Anda menginvestasikannya, Anda tumbuh, Anda menghasilkan laba dan mengembalikan dana ke investor," kata Uber.

Uber mencontohkan kasus raksasa e commerce Amazon. Meski memiliki kapitalisasi pasar USD 250 miliar, Amazon sering mencatat kerugian karena agresif berinvestasi.

Meski mendapat banyak hambatan, Uber memang terus berekspansi ke seluruh dunia. Di beberapa kota termasuk Jakarta, taksi Uber dianggap ilegal dan mengganggu nafkah sopir taksi sehingga kena demo.

Banyak investor menganggap Uber adalah perusahaan potensial. Dalam pengumpulan pendanaan terbaru, Uber menghasilkan sekitar USD 1 miliar dari investor dan membuat mereka jadi perusahaan bernilai USD 51 miliar atau di kisaran Rp 688,7 triliun. Uber pun jadi start up teknologi termahal di dunia, menyalip Xiaomi.


 
< Prev   Next >
Latest News
Most Popular News